Ketahui 5 Penyebab Konstipasi pada Anak dan Solusi Ampuhnya

Konstipasi atau sembelit pada anak tentu membuat orang tua cemas. Apa yang salah? Penyebab konstipasi pada anak memang terdiri dari berbagai hal. Anda harus memahami beberapa penyebab berikut sebagai bekal untuk mengevaluasi penyebab sebenarnya dan menjadi jalan untuk mengatasinya. Solusi dari setiap penyebab konstipasi ini akan efektif mengatasi.

  1. Kekurangan Asupan Serat

Timbulnya persoalan konstipasi pasti berkaitan dengan asupan makanan dan minuman anak. Kekurangan asupan serat adalah salah satu penyebab sembelit karena Anda harus memperhatikan asupan serat si kecil setiap harinya dan penuhilah kebutuhannya tersebut.

Dengan memberikan asupan sayuran hijau dan buah-buahan, kebutuhan serat akan terpenuhi. Konstipasi pun dapat diatasi karena terdapat serat yang cukup untuk mencerna makanan dan membersihkan feses.

  1. Kebutuhan Cairan Kurang Terpenuhi

Sebagian besar komponen dalam tubuh adalah cairan. Tentu saja diperlukan pemenuhan kebutuhan cairan tanpa menawarnya lagi. Kekurangan cairan bisa menyebabkan konstipasi, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada anak.

Untuk mengatasinya, Penuhilah kebutuhan cairan si kecil dari air putih, jus buah, buah yang mengandung banyak air, dan susu. Dengan konsumsi cairan yang cukup, proses pencernaan akan lebih lancar. BAB akan lancar kembali tanpa feses yang keras, sehingga konstipasi tidak terulang lagi.

  1. Perubahan Pola Makan

Perubahan pola makan ternyata juga mempengaruhi kesehatan pencernaan si kecil. saat terdapat perubahan makanan anak dari yang sebelumnya serba cair ke makanan yang serba padat tentu memerlukan penyesuaian. Seiring bertambahnya usia, makanan padat yang dikonsumsi harus diimbangi dengan asupan cairan yang seimbang agar BAB lancar.

  1. Menunda BAB

Kebiasaan menunda BAB pada anak tentu harus diakhiri karena dapat menyebabkan sembelit. Feses yang tidak segera dikeluarkan justru akan mengeras di dalam usus besar. Kondisi ini akan memperparah konstipasi.

Sikap anak yang menunda BAB ini umumnya disebabkan ia asyik bermain atau kecemasannya pada proses BAB yang disertai rasa mulas dan sakit. Oleh sebab itu, penuhilah asupan cairan dan makanan berserat untuk anak agar proses BAB lancar. Jadi, ia tak akan memilih menunda BAB.

  1. Kurang Beraktivitas dan Jarang Olahraga

Kurangnya aktivitas dan jarang berolahraga menjadi penyebab konstipasi. Mengapa? Kurangnya beraktivitas dan tidak rutin berolahraga akan berpengaruh pada kurang lancarnya peredaran darah. Sistem metabolisme akan terganggu, termasuk pencernaan. Dengan demikian, masalah sembelit bisa saja terjadi. Oleh karena itu, ajaklah si kecil bergerak aktif dan rutin berolahraga.

Itulah berbagai penyebab konstipasi pada anak yang tentu saja mengkhawatirkan. Akan tetapi, solusi dari setiap penyebabnya di atas dapat membantu Anda mengatasi persoalan sembelit yang dialami si kecil. Saat proses pencernaan lancar, persoalan sembelit tidak akan dialami lagi. Anak pun menjadi riang dan aktif melakukan berbagai rutinitasnya.

News Reporter
shares