Kesalahan Cara Mencuci Pompa ASI dan Risikonya

Bayi memiliki sistem imun yang masih rendah, sehingga rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Penting untuk Anda menjaga kebersihan perlengkapan bayi, termasuk pompa ASI. Berikut ini kesalahan yang sering dilakukan dari cara mencuci pompa ASI dan risiko yang dapat terjadi jika tidak dilakukan dengan benar.

  1. Menggunakan Sembarangan Lap

Kesalahan yang sering terjadi dan dianggap sepele adalah saat menggunakan kain lap untuk mengeringkan alat pompa ASI bayi. Anda perlu memilih atau menyediakan kain lap khusus untuk pengeringannya agar tidak berisiko adanya kuman atau bakteri yang berbahaya bagi bayi.

Salah satu risiko yang dapat terjadi adalah alat pompa ASI bisa terkena infeksi bakteri cronobacter. Bayi Anda akan mengalami masalah penyakit radang selaput otak dan usus yang tentunya akan berisiko membahayakan kondisi kesehatannya.

  1. Direndam Air Sabun Terlalu Lama

Perspektif yang salah dan kerap menjadi cara mencuci pompa ASI yang sering dilakukan adalah merendamnya terlalu lama. Proses perendaman alat pompa ASI dengan sabun yang dilakukan terlalu lama tidaklah tepat.

Kesalahan ini akan memberikan risiko tumbuh dan berkembangbiaknya kuman. Terlebih jika proses perendaman dilakukan di tempat pencucian piring secara umum. Alat pompa ASI bayi tidak hanya terkontaminasi kuman, tetapi juga kotoran seperti minyak bekas makan atau penggorengan.

  1. Meletakkan di Tempat Lembap

Kesalahan berikutnya yang sering dilakukan adalah setelah mencuci pompa ASI diletakkan di tempat yang lembap. Padahal setelah alat tersebut dikeringkan, Anda harus meletakkannya dengan benar ke dalam kotak dan disimpan di dalam lemari yang tidak lembap.

Sebab tempat yang lembap akan membuat alat pompa ASI dapat terkontaminasi dengan jamur yang ada di tempat tersebut. Kondisi ini tentunya akan mempengaruhi kualitas alat pompa ASI dan dapat berisiko bagi kesehatan bayi Anda.

  1. Menggunakan Sembarangan Sabun

Bayi memiliki sistem imun yang masih sangat rentan, sehingga akan berisiko mengalami alergi, jika menggunakan sembarangan sabun. Termasuk saat Anda mencuci peralatan pompa ASI nya. Jangan menggunakan sabun yang tidak dirancang khusus untuk bayi.

Risikonya bayi dapat mengalami alergi yang berbahaya bagi kondisi kesehatannya. Anda bisa melihat risikonya dengan cepat saat terjadi di bagian kulit bayi. Bagian yang utama menyerang adalah bagian wajah bayi yaitu sekitar daerah mulutnya.

  1. Wadah yang Bercampur

Ada banyak ibu yang lalai dengan menggunakan wadah pencucian yang sama dengan pencucian piring. Ini tidak boleh dilakukan karena dapat merusak kualitas pompa karena terkena minyak atau kotoran lainnya dari piring yang dicuci.

Lakukan cara mencuci pompa ASI dengan langkah yang benar agar kesehatan bayi tetap terjaga. Anda bisa memilih akan menggunakan pompa manual atau pun elektrik sesuai dengan kenyamanan dan kebutuhan. Bersihkan pompa ASI dengan rutin setelah menggunakannya agar tidak ada kuman dan bakteri yang menempel.

News Reporter
shares