Cara Mengatasi Alergi Anak

Salah satu alergi yang banyak diketahui orang adalah alergi susu. Kasus alergi susu ini banyak ditemukan pada anak lantaran pada usia tersebut banyak anak yang memang diberikan susu oleh orangtuanya agar memiliki asupan yang baik demi tumbuh kembangnya. Namun, tidak semua anak ternyata dapat menerima susu dan dapat memperoleh manfaat dari kandungan susu sapi. Ya, beberapa anak memang sama sekali tidak bisa menerima susu karena dirinya termasuk alergi terhadap susu. Tahukah Anda apa itu alergi susu? Memahami alergi susu haruslah terlebih dahulu memahami tentang alergi. Alergi merupakan kondisi di mana kekebalan tubuh bisa bisa menerima suatu zat atau substansi baik dari makanan yang masuk ke tubuh maupun sentuhan dan paparan dari lingkungan. Sehingga, untuk alergi susu sendiri memiliki makna adanya kondisi kekebalan tubuh yang akan menghasilkan reaksi alergi ketika ada susu yang masuk ke dalam tubuh. Reaksi yang akan muncul cukup beragam seperti misalnya sesak napas, muntah, gangguan pencernaan, gatal dan lain sebagainya. Lalu bagaimana cara mengatasi alergi anak?

Cara mengatasi alergi susu pada anak sebenarnya sangat mudah. Para orangtua diminta untuk tetap tenang dan tidak panik ketika anaknya ternyata tidak bisa menerima susu sebagai asupan makanannya. Memang, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dengan benar oleh para orangtua ketika anaknya dicurigai memiliki alergi susu. Tahapan yang harus dilakukan dibagi menjadi 3 yaitu mulai dari tahap mengamati, memeriksakan lebih lanjut, dan juga mengatasi alergi susu. Agar lebih jelas, simaklah uraiannnya berikut ini:

  • Amati anak yang dicurigai alergi susu

Tidak semua anak yang tidak suka susu merupakan penderita alergi susu. Perlu sekali dibedakan bahwa alergi susu bukanlah soal selera. Alergi susu merupakan kondisi tubuh yang memang menolak susu masuk ke dalam tubuh sehingga menghasilkan reaksi alergi. Sedangkan soal selera, sangat sering terjadi anak-anak yang menolak susu hanya karena rasanya tidak enak atau memang disajikan dengan cara yang salah. Untuk itu, sebagai orangtua seharusnya bisa membedakan antara anak yang alergi susu dan juga anak yang tidak suka susu yang ditawarkan. Untuk anak yang benar-benar alergi susu akan mengalami reaksi alergi seperti gangguan pencernaan, sesak napas, dan juga gatal setelah meminum susu.

  • Periksakan ke dokter

Jika memang ada suatu tanda atau gejala seorang anak memiliki alergi susu, maka sebaiknya diperiksakan ke dokter. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah anak memang alergi terhadap susu atau hanya memiliki masalah lain. Biasanya dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan termasuk menyuntikkan protein susu untuk melihat reaksinya. Tahapan yang satu ini memang tidak wajib dilakukan. Namun, jika Anda melakukan tahapan ini maka akan didapatkan hasil yang lebih pasti. Termasuk juga, dokter akan menemukan hasil apakah ada kemungkinan anak Anda mengalami laktosa intoleran. Kondisi ini berbeda dengan alergi susu karena laktosa intoleran merupakan kondisi di mana tubuh tidak bisa menerima kadar gula dalam susu.

  • Hal-hal yang harus dihindari

Jika anak Anda telah dipastikan alergi susu, maka ada hal-hal yang perlu dihindari. Pertama, tentu saja jangan berikan anak Anda susu apapun baik susu murni, kemasan, susu formula yang memiliki bahan dasar susu sapi. Yang kedua, jangan juga Anda berikan produk yang berasal dari susu misalnya keju. Banyak orang yang tidak tahu bahwa penderita alergi susu bukan hanya sekadar tidak bisa meminum susu namun tidak bisa juga memakan makanan yang terbuat dari susu. Yang ketiga, jika Anda seorang ibu menyusui atau memberikan ASI kepada anak yang menderita alergi susu maka sebaiknya hindari juga semua makanan dan minuman yang terbuat dari susu. Hal ini lantaran apapun yang masuk ke dalam tubuh ibu menyusui juga akan berpengaruh dan tercampur dengan ASI.

  • Pemberian asupan nutrisi lainnya

Pemberian asupan nutrisi selain susu juga harus dipenuhi. Terutama, agar anak tidak kekurangan vitamin D dan juga kalsium yang banyak diperoleh dari susu sapi. Anda bisa memberikan susu dengan bahan kedelai, walaupun tetap ada risiko anak pun tidak bisa menerima susu kedelai. Yang paling penting, berikan makanan dan minuman lainnya yang memiliki kandungan vitamin D, kalsium, dan protein yang tinggi selain dari susu. Misalnya dari brokoli, daging ikan salmon, telur, tempe dan juga bayam. Penting juga Anda ajak anak untuk memiliki aktivitas dipagi hari agar terpapar sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D yang cukup.

Setelah mengetahui cara mengatasi alergi susu pada anak, masihkah Anda bingung apa yang harus dilakukan? Jika sudah tahu apa yang harus dilakukan, maka lakukanlah penanganan pada anak yang alergi susu dengan sebaik mungkin. Hal ini penting dilakukan demi anak tetap sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik.

News Reporter